2007年11月7日水曜日


Golda Meir (bahasa Ibrani: .

Masa kecil
Meir lahir dengan nama Golda Mabovitch, di Kiev, Imperium Rusia (kini Ukraina), dari pasangan Blume Naidtich dan Moshe Mabovitz. Ia menulis dalam otobiografinya bahwa kenangan yang paling awal ialah tentang ayahnya yang melapisi pintu depan rumahnya ketika mendengar desas-desus tentang akan segera terjadinya pogrom. Kondisi kehidupan di Daerah Pemukiman sangat berat. Ia dan kedua saudara perempuannya (Sheyna dan Tzipke) seringkali kelaparan dan kedinginan. Kelima saudaranya yang lain telah meninggal dunia di masa kecil mereka. Gola khususnya sangat menghormati Sheyna. Ayahnya pergi ke Amerika Serikat pada 1903, sementara sisa keluarganya menetap di Pisnk. Kakak Gola tertua terlibat dalam kegiatan revolusioner Zionis, yang membahayakannya. Hal itu sangat mengesankan Golda yang masih muda, namun seluruh keluarganya didorong untuk mengikuti jejak Moshe ke Amerika Serikat pada 1906.

Emigrasi ke Amerika Serikat, 1906
Keluarga ini menetap di Milwaukee, Wisconsin. Di sana, ayah Golda bekerja sebagai seorang tukang kayu, dan ibunya membuka sebuah toko kebutuhan rumah tangga. Ketika Golda baru berumur delapan tahun, ia harus mengawasi toko sebentar setiap pagi, sementara ibunya membeli pasokan di pasar.
Golda Meir belajar di Sekolah Fourth Street (kini namanya diganti menjadi Sekolah Golda Meir) di seberang kompleks pabrik bir Schlitz dari 1906 hingga 1912. Di situlah ia pertama kali melaksanakan proyek pekerjaan masyarakat, dengan mengorganisir sebuah acara pencarian dana untuk membayar buku-buku pelajaran teman-teman kelasnya. Setelah membentuk American Young Sisters Society, ia menyewa sebuah aula dan menjadwalkan sebuah rapat umum untuk pencarian dananya itu. Meskipun ketika pertama masuk sekolah Golda tidak mengenal bahasa Inggris, ia lulus sebagai siswa terbaik dan berhak menyampaikan sambutan perpisahannya.
Ketika berusia 14 tahun, ia belajar di SMA North Division dan bekerja sambilan untuk membiayai ongkosnya. Ibunya menyarankan agar ia berhenti sekolah dan bekerja serta menikah. Golda memberontak dan melarikan diri ke Denver, Colorado, tempat tinggal kakaknya, Sheyna. Ia tinggal selama sekitar setahun di sebuah rumah petak di 1606 Julian Street. Golda masuk ke SMA North di sana dan bertemu dengan Morris Meyerson, seorang tukang cat papan reklame, dan belakangan menikah dengannya.
Pada 1913 Golda kembali ke Milwaukee dan mendaftar kembali ke SMA North Division, lulus pada 1915. Sementara di sana, ia aktif sebagai anggota gerakan pemuda, Habonim. Ia ikut serta dalam rapat-rapat dan seringkali membela Zionisme Sosialis dalam pidato-pidatonya. Seringklai ia menerima tamu-tamu dari daerah Palestina.
Setelah lulus dari Milwaukee State Normal School (kini Universitas Wisconsin–Milwaukee), ia mengajar di sekola-sekolah negeri. Ia resmi bergabung dengan Organisasi Buruh Zionis pada 1915.
Golda dan Morris menikah pada 1917 dan mulai merencanakan melakukan aliyah (emigrasi ke tanah Israel, yang saat itu bagian dari provinsi Ottoman). Pasangan itu, dan kakak perempuan Golda, Sheyna, beremigrasi ke Palestina Mandat Britania pada 1921.

Emigrasi ke Palestina, 1921
Golda dan Morris ingin bergabung dengan sebuah kibbutz. Golda mengajukan permohonan bergabung dengan Kibbutz Merhavia, pertama-tama ditolak, namun akhirnya diterima. Tugasnya di sana termasuk memetik buah almond, menanam pohon, memelihara ayam, dan mengelola dapur. Ia juga mulai muncul sebagai pemimpin. Kibbutznya memilihnya untuk mewakili mereka di Histadrut, Federasi Umum Buruh. Pada 1924, suaminya sudah bosan dengan kehiudpan di kibbutz, dan pasangan itu pun pergi dari sana.
Mereka tinggal sejenak di Tel Aviv, kemudian menetap di Yerusalem. Di sana mereka mendapatkan dua orang anak, Menachem, seorang anak lelaki, dan Sarah, anak perempuan. Pada 1928, Golda terpilih sebagai sekretaris Dewan Buruh Perempuan di Histadrut. Hal ini menuntutnya pindah ke Tel Aviv, tetapi suaminya tetap tinggal di Yerusalem sementara kedua anaknya ikut dengan Golda. Hubungan Morris dan Golda merenggang, namun mereka tak pernah bercerai. Morris meninggal pada 1951.
Golda semakin berpengaruh di Histadrut, yang berkembang menjadi sebuah pemerintah bayangan untuk Israel yang segera akan terbentuk. Pada 1946, Britania menindak gerakan Zionis di Palestina, menangkapi banyak pemimpinnya. Namun Golda tak pernah ditangkap. Ia perlahan-lahan makin bertanggung jawab atas organisasi. Ia berunding dengan Britania, tetapi juga tetap menjaga hubungannya dengan gerakan gerilya yang kian berkembang.

Israel dibentuk, 1948
Golda Meir adalah salah satu dari ke-24 orang (dan satu di antara hanya dua perempuan) yang menandatangani Deklarasi Pembentukan Negara Israel pada 14 Mei 1948. Ia belakangan mengenang, "Setelah menandatanganinya, saya menangis. Ketika asya belajar sejarah Amerika sebagai seorang murid sekolah, dan saya membaca tentang orang-orang yang menandangani Deklarasi Kemerdekaan, saya tidak dapat membayangkan bahwa mereka ini adalah orang-orang yang sungguhan, yang melakukan sesuatu yang sungguhan. Dan di situ saya duduk dan menandatangani deklarasi pembentukan sebuah negara."
Hari berikutnya, Israel diserang oleh sebuah pasukan gabungan dari Mesir, Suriah, Lebanon, Transyordan, dan Irak. Golda memperoleh paspor Israel pertama dan pergi ke Amerika Serikat untuk mengumpulkan dana untuk negara yang baru itu.
Sekembalinya, ia diangkat menjadi duta beasr pertama untuk Uni Soviet. Ia bertugas di sana sebentar, berangkat pada 1949. Ketika ia tinggal di Moskwa, ia menghadiri upacara-upacara hari-hari raya Yahudi dan dikerumuni oleh ribuan orang Yahudi Rusia yang berseru-seru menyebutkan namanya. Penindasan Stalin atas identitas Yahudi di Uni Soviet membuat banyak pengamat bertanya-tanya apakah masih ada perasaan komunitas di antara masyarakat Yahudi di sana, tetapi sambutan khalayak itu memberikan jawabannya. Foto di belakang lembaran uang syikalIsrael melukiskan kerumunan di Moskwa yang mengelilinginya dan mengangkatnya dengan suka cita. Golda Meir kemudian menjadi anggota Knesset (Parlemen Israel), dan menjabat terus-menerus hingga 1974.

Kehidupan politik sebelum menjadi Perdana Menteri
Dari 1949 hingga 1956, Meir menjadi Menteri Perburuhan Israel. Pada 1956, ia menjadi Menteri Luar Negeri di bawah Perdana Menteri David Ben-Gurion. Menteri Luar Negeri sebelumnya, Moshe Sharett, telah memerintahkan agar semua anggota dinas luar negeri mengibranikan nama keluarga mereka. Golda mengabaikan perintah itu ketika ia masih menjadi duta beasr, tetapi kini setelah ia menjadi Menteri Luar Negeri, Ben-Gurion meminta Golda mengganti namanya dengan sebuah nama Ibrani. Ia memilih Meir, yang berarti "bersinar."
Pada awal 1960-an didiagnosis menderita limfoma. Ia menyembunyikannya, karena khawatir bahwa orang lain akan menganggapnya tidak layak berdinas. Ia mengundurkan diri dari Kabinet pada 1965, dengan alasan sakit dan kelelahan setelah bertahun-tahun berdinas. Mulanya ia kembali ke kehidupan yang sederhana, namun ia segera dipanggil kemblai berdinas. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh selama delapan bulan lalu pensiun lagi paa 1 Agustus 1968.

Perdana Menteri
Setelah Levi Eshkol meninggal dunia secara tiba-tiba pada 26 Februari 1969, partai memilih Meir untuk menggantikannya sebagai Perdana Menteri. Meir kembali aktif berdinas pada 17 Maret dan menjabat sebagai Perdana Menteri hingga 1974. Ketika Meir naik ke kursi Perdana Menteri, Israel diliputi oleh rasa percaya diri, karena baru menang telak atas negara-negara Arab dan merebut banyak wilayah dalam Perang Enam Hari. Namun demikian, Meir harus menghadapi tembakan terus-menerus oleh Mesir terhadap pasukan-pasukan Israel di sepanjang Terusan Suez dalam Perang Perlahan-lahan.

Golda Meir Operasi Murka Tuhan
Setelah pembantaian München pada Olimpiade Musim Panas 1972, Meir mengimbau kepada dunia untuk "menyelamatkan warga kami dan mengutup tindakan-tindakan kriminal yang tak terlukiskan itu."[1] Meir dan Komisi Pertahanan Israel merasa bahwa dunia tidak cukup menanggapi dan karenanya memberikan wewenang kepada Mossad untuk membunuh anggota-anggota operasi September Hitam dan PFLP di manapun juga mereka ditemukan(Morris 1999). Film TV 1986 Sword of Gideon, berdasarkan buku Vengeance oleh George Jonas, dan film Steven Spielberg Munich (2005) sedikit banyak didasarkan pada kejadian-kejadian ini.

Perang Yom Kippur 1973
Pada masa-masa menjelang Perang Yom Kippur, intelijen Israel tidak dapat menentukan dengan tepat bahwa serangan akan dilaksanakan, hingga sehari sebelum perang dimulai. Enam jam sebelum serangan terjadi, Meir bertemu dengan Moshe Dayan dan jenderal Israel David Elazar. Sementara Dayan terus berpendapat bahwa perang tak mungkin terjadi, Elazar menganjurkan dilakukannya serangan pendahuluan terhadap pasukan-pasukan Suriah.
Meir percaya bahwa Israel tak dapat bergantung pada negara-negara Eropa untuk pasokan perlengkapan militer Israel karena negara-negara itu diancam embargo minyak dan boikot perdagangan oleh pihak Arab. Akibatnya, satu-satunya negara yang dapat membantu Israel adalah Amerika Serikat. Khawatir bahwa AS tak akan bersedia ikut campur bila Israel dianggap memulai serangan itu, akhirnya Meir memutuskan untuk tidak melakukan serangan pendahuluan. Di kemudian hari, langkah ini dianggap bijaksana. Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger belakangan mengukuhkan pertimbangan Meir dengan mengatakan bahwa bila Israel telah melakukan serangan pendahuluan, negara itu tidak akan mendapatkan "begitu banyak bantuan melainkan hanya sebuah paku." Keputusan Meir mungkin menentukan dalam menjadikan Operasi Rumput Nikel secara politis dapat dilakukan oleh AS.

Pengunduran diri
Setelah Perang Yom Kippur 1973, pemerintahan Meir terganggu oleh pertikaian intern di antara partai-partai koalisi yang berkuasa dan harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan serius tentang kekeliruan penilaian yang strategis serta kurangnya kepemimpinan umum yang menyebabkan ketidaksiapan pada permulaan Perang Yom Kippur. Pada 11 April 1974, Golda Meir mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan digantikan oleh Yitzhak Rabin pada 3 Juni 1974.
Pada 8 Desember 1978, Golda Meir meninggal karena kanker di Yerusalem pada usia 80 tahun. ia dimakamkan di Bukit Herzl, di Yerusalem.

Penggambaran
Kisah Golda Meir telah banyak digambarkan dalam fiksi selama bertahun-tahun. Ia telah diperankan oleh berbagai aktris seperti almarhumah Ingrid Bergman dari Swedia dan Judy Davis dari Australia dalam film televisi A Woman Called Golda (1982), dan oleh Tovah Feldshuh, seorang Yahudi-Amerika di Broadway. Pertunjukan Broadway tentang dia agak kontroversial karena di situ digambarkan secara keliru bahwa Meir mempertimbangkan menggunakan senjata nuklir dalam Perang Yom Kippur. Pada 1977 ia diperankan oleh Anne Bancroft di Broadway dalam drama William Gibson, Golda.
Yang paling mutakhir, ia diperankan oleh aktris Lynn Cohen dalam film Steven Spielberg 2005 Munich. Ia juga diperankan oleh Valerie Harper dalam drama William Gibson, Golda's Balcony, yang berkeliling ke berbagai kota di Amerika Utara pada 2005 dan 2006.

Catatan

Aneka rupa

Meir adalah satu-satunya bekas warga negara Amerika Serikat yang menjadi Perdana Menteri Israel. (Benjamin Netanyahu tidak pernah menjadi warga negara Amerika; keluarganya pindah ke Amerika Serikat dari Israel ketika ia masih remaja, dan ia kembali ke Israel setelah menyelesaikan studi pasca-sarjananya.)
Meir adalah satu-satunya perempuan kepala negara atau kepala pemerintahan, yang memimpin program pengembangan senjata nuklir. Ia kemudian diikuti oleh Indira Gandhi, Margaret Thatcher, dan Benazir Bhutto. Artikel berita

"Golda Meir: Peace and Arab Acceptance Were Goals of Her 5 Years as Premier", New York Times, 9 Desember 1978. Biografi

Agres, Elijahu (1969). Golda Meir: Portrait of a Prime Minister. Sabra Books. ISBN 087631020X.
Fallaci, Oriana (1976). Interview With History. Houghton Mifflin. ISBN 0395252237.
Martin, Ralph G. (1988). Golda Meir: The Romantic Years. Ivy Books. ISBN 0804105367.
Meir, Golda (1975). My Life. Putnam. ISBN 0399116699.
Meir, Menahem (1983). My Mother Golda Meir: A Son's Evocation of Life With Golda Meir. Arbor House Pub. Co.. ISBN 0877954151.
Morris, B. (1999, 2001). Righteous Victims: A History of the Zionist-Arab conflict, 1881–2000. New York: Vintage Books. ISBN 0679744754.
Syrkin, Marie (1969). Golda Meir: Israel's Leader. Putnam. ASIN B0006CPEIU.
Akar Golda Meir di AmerikaPerhimpunan Sejarah Yahudi Amerika
Departemen Luar Negeri Israel
Jewish Agency For Israel
Perpustakaan Maya Yahudi
Uni Ortodoks
Menampilkan Golda Meir — Foto-foto dari koleksi di Perpustakaan UWM
Women's International Center Dokumen

Israel memilih pemimpin perempuan pertamaBBC News
Dokumen Terpilih Perang Yom Kippur — Departemen Luar Negeri Israel

2007年11月6日火曜日

Kimia supramolekular
Kimia supramolekul merujuk pada bidang kimia yang memusatkan perhatian pada ikatan nonkovalen antar molekul. Sintesis organik tradisional menyangkut pembentukan dan pemutusan ikatan kovalen untuk membentuk molekul yang diinginkan. Sebaliknya, kimia supramolekul menggunakan ikatan nonkovalen yang jauh lebih lemah dan reversibel, seperti ikatan hidrogen, koordinasi logam, gaya hidrofob, gaya van der Waals, interaksi pi-pi, dan/atau efek elektrostatik untuk menggabungkan molekul-molekul menjadi kompleks multimolekul. Konsep-konsep penting yang telah ditunjukkan oleh kimia supramolekul mencakup kimia host-guest, self-assembly, dan molecular recognition.
Pentingnya kimia supramolekul diakui dengan diberikannya Hadiah Nobel 1987 kepada Donald James Cram, Jean-Marie Lehn, dan Charles John Pedersen sebagai pengakuan terhadap kerja mereka dalam bidang ini. Khususnya pengembangan kompleks host-guest selektif, di mana molekul host mengenali dan secara selektif mengikat guest tertentu, dicatat sebagai sumbangan yang penting.
Penelitian dalam bidang ini berawal dalam sistem biologis yang amat bergantung pada ikatan nonkovalen untuk bekerja. Sebagai contoh, terobosan penting yang memungkinkan elusidasi struktur ulir-ganda DNA terjadi ketika ditemukan bahwa terdapat dua untai nukleotida yang dihubungkan dengan ikatan hidrogen. Ikatan kovalen amat berguna untuk replikasi karena ikatan ini memungkinkan kedua untai untuk memisah dan digunakan sebagai templat bagi pembentukan untai-ganda DNA yang baru. Kimia supramolekul penting untuk pengembangan pengobatan baru lewat pemahaman interaksi pada tempat terikatnya obat. Sistem supramolekul juga dirancang untuk memutus interaksi protein-protein yang penting dalam fungsi sel.

2007年11月5日月曜日

Guy Verhofstadt
Guy Verhofstadt (lahir 11 April 1953) adalah Perdana Menteri Belgia saat ini. Ia lahir pada 1953 di Dendermonde. Ia mengetuai Flemish Liberal Student's Union dari 1972-1974) ketika sedang menjalani pendidikannya di bidang hukum di Ghent.


2007年11月4日日曜日

Salib
Penyaliban merupakan salah satu bentuk eksekusi yang terkejam yang pernah ada di dunia. Esensi dari penyaliban bukanlah kematian itu sendiri, melainkan penderitaan saat menjelang kematian. Dengan demikian, kematian merupakan suatu hal yang sangat diinginkan oleh orang yang disalib.
Berbeda dengan cara eksekusi terpidana mati pada masa sekarang, proses penyaliban memerlukan waktu yang relatif lama sehingga saat-saat penderitaanpun terasa sangat berat. Bandingkan hukuman gantung, kursi listrik, suntikan mati, kamar gas, tembak mati, pancung, dsb. yang hanya membutuhkan waktu beberapa detik saja menjelang kematian dengan penyaliban yang kadang-kadang membutuhkan waktu berjam-jam.

2007年11月3日土曜日


Etna bisa merujuk kepada:
Etna (disambiguasi) Gunung Etna yang terletak di Pulau Sisilia, Italia
Dalam mitologi Yunani, Etna adalah dewi gunung berapi dengan nama yang sama
Nama tempat di Amerika Serikat:

  • Etna, California
    Etna, Maine
    Etna, Pennsylvania
    Etna, Wyoming
    Sungai Etna yang terletak di Valdres, Norwegia.

2007年11月2日金曜日

Sukareja, Pamanukan, Subang
Bunisari adalah desa di kecamatan Cigugur, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia.

2007年11月1日木曜日

Sawaerma, Asmat
Sawaerma adalah sebuah distrik di Kabupaten Asmat, Papua, Indonesia.


Kabupaten Asmat, Papua
Distrik: Agats | Akat | Atsy | Fayit | Pantai Kasuari | Sawaerma | Suator